Memilih Obat Anti Diabetes Yang Tepat

Saturday, February 11th, 2017 - Obat Diabetes

Memilih Obat Anti Diabetes Yang Tepat

Advertisements
banner 269x364

Bagi seseorang yang menderita penyakit diabetes, tentu setiap harinya tidak dapat terlepas dari obat-obatan baik berupa suntikan insulin ataupun obat oral, yaitu obat yang ditelan. Untuk itu, penderita diabetes atau keluarga terdekatnya harus mengetahui tentang obat anti diabetes yang dikonsumsi. Salah satu jenis obat yang biasa diberikan kepada penderita diabetes adalah obat anti diabetes oral. Pada dasarnya, dalam menangani pasien dengan penyakit diabetes, ada dua prinsip yang bisa diterapkan yaitu dengan menggunakan obat tunggal jika sudah atau memungkinkan tercapai tujuannya. Namun, jika dengan menggunakan obat tunggal belum dapat mencapai target, maka dapat menggunakan dua atau bahkan lebih obat antidiabetik oral ataupun kombinasi dengan insulin.

Advertisements
banner 269x364


Mengenal jenis-jenis obat anti diabetes

Terdapat beberapa golongan obat anti diabetes oral, salah satunya disebut dengan golongan sulfonilurea. Golongan ini mempunyai mekanisme kerja dengan meningkatkan sensitivitas jaringan terhadap insulin, meningkatkan sekresi insulin, serta menurunkan sekresi glukagon. Biasanya, indikasi penggunaan obat ini adalah digunakan pada terapi diabetes tipe 2 sedangkan kontradiksinya adalah pada ketoasidosis atau kondisi yang terjadi saat tubuh tidak mampu menggunakan glukosa sebagai salah satu sumber energi karena kurangnya kadar atau jumlah insulin, pasien menyusui, serta gangguan ginjal. Obat ini mempunyai efek samping anemia, mual, gangguan pencernaan, hipoglikemi atau menurunnya kadal gula darah dibawah normal.

Memilih Obat Anti Diabetes Yang Tepat

Memilih Obat Anti Diabetes Yang Tepat

Golongan yang selanjutnya adalah golongan biguanid. Salah satu yang termasuk golongan ini yaitu Metformin. Selain glibenklamid, obat anti diabetes yang satu juga terkenal di kalangan masyarakat. Metformin bekerja dengan cara meningkatkan penggunaan glukosa pada jaringan perifer serta menghambat terjadinya glukoneogenesis. Saat bekerja, obat ini memerlukan insulin. Obat ini mempunyai kelebihan yaitu tidak menimbulkan hipoglikemi sebagai efek sampingnya karena bekerja dengan tidak merangsang sekresi insulin. Ketika awal penggunaan, obat ini mungkin menimbulkan diare atau gangguan lambung, yang kemudian akan berkurang saat diminum bersamaan dengan makan.

Golongan glitazon adalah golongan lain obat-obatan yang biasa dikonsumsi penderita diabetes. Salah satu dari golongan ini yaitu deculin, pionix, dan actos. Obat ini bekerja dengan cara meningkatkan pengambilan glukosa yang ada di dalam darah yang berlebih supaya dapat masuk ke sel lemak. Obat ini dapat meningkatkan sensitivitas insulin. Obat-obatan ini dapat dikonsumsi kapanpun namun tidak boleh dikonsumsi untuk penderita gagal jantung.

Selanjutnya yaitu golongan meglitinid seperti nateglinid dan repaglinid. Jenis-jenis obat ini bekerja menyerupai golongan sulfonilurea serta mempunyai efek samping yang sama yaitu dapat menyebabkan meningkatnya berat badan serta menyebabkan hipoglikemi. Untuk itu, obat anti diabetes ini dianjurkan untuk dikonsumsi sekitar 30 menit sebelum makan. Itulah beberapa golongan obat-obatan yang biasa diberikan kepada para penderita diabetes. Setelah mengetahui jenis-jenisnya, sebaiknya anda memeriksa obat yang diberikan kepada anda untuk memastikan apakah obat tersebut sesuai dengan kondisi anda saat ini atau tidak.

Baca juga : Tips Cara Pencegahan Diabetes Melitus

Advertisements
banner 269x364

Memilih Obat Anti Diabetes Yang Tepat | admin | 4.5